Rencana Relokasi Pasar Karang Mendapat Penolakan, Lurah Kartum : Mama-Mama Tetap Jualan Dengan Tenang, Ini Jadi Bahan Saya Koordinasi

Faktanabire.com __ Menanggapi rencana Pemerintah Kabupaten Nabire untuk merelokasi Pasar Karang Tumaritis ke Wonorejo, Mama-mama asli Papua yang berjualan di Pasar Karang melakukan aksi penolakan, Selasa 29/04/2025.

Pantauan di Lokasi, aksi penolakan yang direncanakan akan dilakukan di depan Kantor Bupati Nabire itu langsung direspon Kepala kelurahan Karang Tumaritis, Deni Kobepa dan langsung mengarahkan mama-mama kembali ke pasar untuk memberikan penjelasan.

Bacaan Lainnya

Dihadapan mama-mama penjual, Deni Kobepa menjelaskan bahwa benar ada perencanaan pemindahan Pasar Karang ke  Wonorejo tetapi ini baru rencana dan belum ada kepastian sehingga tidak perlu terprovokasi dan tetap beraktifitas seperti biasa dipasar.

“Mama-mama tetap jualan disini dengan tenang, ini baru rencana. situasi ini akan jadi bahan untuk saya koordinasikan ke Pemerintah Daerah, saya akan memastikan, walaupun benar akan dipindahkan pasti pemerintah akan turun kesini untuk beraudiens dengan Masyarakat untuk mendengar apa yang dikeluhkan tidak bisa langsung dipindahkan begitu saja, jelasnya.

 Marlince Pigome salah satu mama papua yang turut hadir dalam aksi penolakan, Ketika diwawancarai media, menyatakan bahwa dari semua suku yang berjualan disini menolak pemindahan pasar karang, orang tua mereka sudah merintis pasar ini untuk jual beli disini.

“Kita tolak pasar karang dipindahkan kesana kemari, yang kita minta direhap kasih bagus sehingga kita bisa jualan dengan baik, orang tua kami sudah tebang dan buka pasar karang untuk Masyarakat jualan, tidak ada pindah-pindah”, ungkap Marlince.

Pos terkait