Komunitas PTS Nabire Tanam 100 Bibit Pohon di Kampus USWIM

Nabire, 12 Juli 2025, Faktanabire.com — Komunitas Papua Trada Sampah (PTS) Nabire bekerja sama dengan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire (Mapala Uswim) melaksanakan kegiatan penanaman 100 bibit pohon di lingkungan Kampus Uswim, Sabtu (12/7). Jenis pohon yang ditanam meliputi Matoa, Trambesi, dan Pucuk Merah, yang merupakan bagian dari 235 bibit pohon yang disumbangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Papua Tengah (DLHKP).

Kegiatan penanaman ini merupakan tahap pertama dari rangkaian giat peduli lingkungan yang diinisiasi komunitas PTS Nabire. Penanaman lanjutan dijadwalkan pada 14 Agustus mendatang, bertepatan dengan kegiatan GERTAK Cinta Kampus (MABA USWIM). Sedangkan kegiatan ketiga direncanakan berlangsung di SD yang ada dikota Nabire.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, perwakilan Mapala Uswim, Robby dan Faiz, menyampaikan apresiasi kepada teman-teman komunitas PTS dan teman-teman Mapala yang hadir dan menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Mereka juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk terus menjaga kelestarian alam.

Koordinator Komunitas PTS Nabire, Jerry O. Simunapendi, dalam wawancara bersama Papua Pos Nabire mengucapkan terima kasih kepada DLHKP Papua Tengah atas dukungan berupa bantuan bibit pohon. Ia juga mengapresiasi semangat para relawan dari komunitas PTS Nabire dan Mapala Uswim yang terus aktif dalam berbagai aksi lingkungan.

“Walaupun Komunitas PTS Nabire belum banyak dikenal masyarakat maupun pemerintah daerah, kami tetap konsisten melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebanyak tiga kali dalam sebulan, termasuk di pesisir Pantai PLN, Pantai Nabire, hingga Pantai Budi. Aksi peduli lingkungan kami juga sempat dilakukan saat Car Free Day (CFD) pekan lalu,” jelas Jerry.

Ia menambahkan, sejauh ini hanya DLHKP Provinsi Papua Tengah yang secara konsisten mendukung kegiatan komunitas. Menurutnya, perlu adanya perhatian dan dukungan dari instansi pemerintah lainnya terhadap gerakan-gerakan positif seperti yang dilakukan PTS Nabire.

“Kalau bukan anak muda yang peduli lingkungan, lalu siapa lagi? Kami sadar belum bisa membuat Nabire benar-benar bersih dari sampah, tapi upaya kecil ini bisa jadi awal perubahan. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya,” ujar Jerry saat diwawancarai. selanjutnya mereka melakukan sesi foto bersama dengan gaya foto Salam Lestari simbolis pecinta alam.

Pos terkait