Dogiyai — Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dogiyai menyerahkan kunci Pos Penjagaan Provost kepada pihak SMAN 2 Dogiyai dan SD YPPK Mauwa pada Rabu (20/5/2026) pukul 10.00 WIT di Dogiyai, Papua Tengah.
Kepala Satpol PP Kabupaten Dogiyai, Yohanes Butu mengatakan bahwa pihaknya membangun Pos Penjagaan Provost sebagai upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
Menurut Yohanes Butu, keberadaan pos penjagaan tersebut bertujuan menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik. Selain itu, Satpol PP juga menugaskan personel untuk membantu pengawasan di lingkungan sekolah.
“Kami membangun pos ini agar anggota Satpol PP yang bertugas di SMAN 2 Dogiyai dapat menjaga kedamaian, keamanan, dan kenyamanan di lingkungan sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar,” ujar Yohanes Butu.
Kepala Sekolah SMAN 2 Dogiyai, Fredi Yobee menyampaikan apresiasi kepada Dinas Satpol PP Kabupaten Dogiyai atas pembangunan Pos Penjagaan Provost di lingkungan sekolahnya.
Ia menilai keberadaan pos penjagaan tersebut sangat membantu pihak sekolah dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses belajar mengajar berlangsung.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Satpol PP Kabupaten Dogiyai atas pembangunan Pos Penjagaan Provost di SMAN 2 Dogiyai. Kehadiran pos ini sangat membantu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan tertib bagi siswa maupun tenaga pendidik,” kata Fredi Yobee.
Pihak SD YPPK Mauwa juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Satpol PP Kabupaten Dogiyai atas pembangunan Pos Penjagaan Provost di lingkungan sekolah mereka.
Menurut pihak sekolah, pos penjagaan tersebut memberikan dampak positif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Satpol PP Kabupaten Dogiyai atas pembangunan Pos Penjagaan Provost di SD YPPK Mauwa. Pos ini sangat membantu menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah,” ungkap pihak SD YPPK Mauwa.
