NABIRE, Faktanabire.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, karyawan PT Nabire Baru menyatakan komitmen aktif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Tengah.
Para karyawan menyampaikan komitmen tersebut dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Pertemuan Matoa KM 16, Distrik Wami, pada 28 April 2026.
Mereka sepakat untuk berperan langsung dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di Nabire sebagai ibu kota provinsi.
Koordinator karyawan PT Nabire Baru, Petrus Yohane Pesiwarisa, mengajak seluruh pekerja untuk mengambil peran aktif dalam menjaga stabilitas daerah.
“Kami mengajak seluruh karyawan PT Nabire Baru untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan damai di ibu kota provinsi,” ujar Petrus dalam arahannya.
Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi yang beredar menjelang May Day. Menurutnya, para pekerja harus bersikap kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau provokasi.
“Karyawan harus mampu menyaring informasi dan tidak terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan kerja,” tegasnya.
Selain itu, para karyawan menyatakan dukungan terhadap program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah. Mereka menilai sinergi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap mendukung program pembangunan pemerintah agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata salah satu perwakilan karyawan dalam forum tersebut.
Melalui komitmen ini, para pekerja berharap stabilitas keamanan di Nabire tetap terjaga sehingga aktivitas ekonomi dan pembangunan di Papua Tengah dapat terus berlangsung tanpa hambatan.








