NABIRE, Faktanabire.com — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng PT Associated Mission Aviation (AMA) untuk menghadirkan layanan penerbangan subsidi bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa resmi meluncurkan program tersebut bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Peluncuran itu turut disaksikan Menteri HAM RI Natalius Pigai dan jajaran Forkopimda Papua Tengah, di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (17/8/2026),
Pemprov Papua Tengah menggandeng PT AMA untuk mengoperasikan penerbangan subsidi menggunakan pesawat Pilatus Porter PC-6. Layanan tersebut mulai beroperasi pada 24 Agustus 2026.
Program ini bertujuan membuka akses transportasi udara yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat di wilayah pegunungan menuju Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah maupun sebaliknya.
Meki mengatakan, pemerintah menghadirkan subsidi penerbangan sebagai bentuk pelayanan negara kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal di daerah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat.
“Hari ini, di ulang tahun yang ke-81, negara ini perlu hadir untuk menjamin rakyatnya di atas tanah ini. Maka itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Gubernur, Wakil Gubernur, dan kami semua bersepakat untuk memberikan subsidi penerbangan,” tegas Meki.
Penerbangan subsidi tersebut melayani enam rute pulang-pergi (PP) dari Nabire menuju sejumlah wilayah di Papua Tengah. Rute Nabire–Ilaga di Kabupaten Puncak, Nabire–Mulia di Kabupaten Puncak Jaya, dan Nabire–Bilogai di Kabupaten Intan Jaya masing-masing mendapat layanan tiga kali dalam sepekan.
Sementara itu, rute Nabire–Enarotali di Kabupaten Paniai, Nabire–Moanemani di Kabupaten Dogiyai, serta Nabire–Waghete di Kabupaten Deiyai masing-masing mendapat layanan dua kali dalam sepekan.
Meki menilai kehadiran penerbangan subsidi tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat dari enam kabupaten pegunungan menuju ibu kota provinsi. Pemerintah juga ingin memastikan masyarakat di wilayah pelosok memperoleh akses transportasi yang memadai.
“Kita mempermudah transportasi dari kabupaten ke ibu kota provinsi dan begitu juga kembali ke kabupaten,” kata Meki.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan layanan tersebut dengan baik. Menurutnya, kerja sama Pemprov Papua Tengah dan PT AMA menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk membuka keterisolasian wilayah dan memperluas pelayanan kepada masyarakat.
“Jadi masyarakat mendapatkan pelayanan ini bisa dipakai dengan baik. Ini semua hanya karena Tuhan dan juga karena negara ini memberikan perhatian dan kontribusi untuk menolong masyarakat supaya masyarakat maju,” ujarnya.
Meki menegaskan, pemerintah akan terus berupaya menghadirkan layanan yang mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok Papua Tengah.
“Maka itu, pada hari ini tanggal 17 Agustus tahun 2026, kita sudah launching penerbangan subsidi kerja sama Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan PT AMA (Associated Mission Aviation) untuk melayani masyarakat, melayani tanpa batas, melayani menembus batas untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat ini,” pungkasnya.
