Faktanabire.com __ Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Alam dan Konflik Sosial, yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, Dr. Silwanus Sumule, mewakili Gubernur Papua Tengah di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Kamis 12/06/2025.
Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Herman Kayame, S.T., M.T., Kepala Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana dan Satpol PP Victor Fun, S.Sos., M.Si., serta perwakilan tim penanganan bencana dan konflik sosial dari berbagai kabupaten.
Penjabat Sekda, Dr. Silwanus Sumule menyampaikan bahwa telah terbentuk krisis center melalui Keputusan Gubernur yang bertujuan untuk menangani berbagai persoalan, baik yang terkait konflik sosial, maupun gangguan ketertiban dan keamanan yang terjadi di beberapa wilayah Papua Tengah.
“Rapat ini untuk menyusun langkah-langkah strategis ke depan, termasuk perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan teknis di lapangan. Pak Gubernur memastikan bahwa negara harus hadir di tengah masyarakat ketika ada bencana atau konflik sosial, karena kami adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat”, ucapnya.
Dr. Silwanus Sumule juga menekankan pentingnya sinergitas antara Lembaga pemerintahan, baik itu pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, TNI, Polri, tokoh agama, dan tokoh adat dalam menangani situasi yang terjadi. “Kami terus membangun komunikasi dengan semua pihak, kita harus bergotong royong untuk memastikan semua warga yang terdampak bencana atau konflik mendapat pelayanan dan perlindungan”, ungkapnya’
Rapat koordinasi ini menunjukan komitmen Pemerintah Provinsi dalam bersinergi dengan semua pihak untuk memperkuat sistem kesiapsiagaan dan penanganan bencana serta konflik social yang terjadi di wilayah Provinsi Papua Tengah.







