NABIRE, Faktanabire.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong lulusan Program Studi Sarjana Gizi STIKES Persada Nabire agar menjadi garda terdepan dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Papua Tengah.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, M.Kes., CH., Med., CHt., Sp.KKLP, saat mewakili Gubernur Papua Tengah dalam Wisuda Angkatan III Tahun Akademik 2024/2025 Program Studi Sarjana Gizi STIKES Persada Nabire yang berlangsung di Aula RRI Nabire, Kamis (21/5/2026).
Dr. Agus menjelaskan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa tidak dapat menghadiri acara tersebut karena menjalankan agenda pemerintahan di luar daerah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah yang berkeinginan hadir langsung dalam prosesi wisuda.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang hari ini resmi menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang kesehatan, khususnya ilmu gizi,” ujar dr. Agus.
Ia menilai wisuda tersebut menjadi momentum lahirnya tenaga kesehatan baru yang siap menjawab berbagai tantangan kesehatan di Papua Tengah, mulai dari stunting, gizi buruk, anemia pada ibu dan anak, hingga keterbatasan layanan kesehatan di wilayah pedalaman dan pegunungan.
“Kehadiran saudara-saudari sekalian sebagai lulusan Sarjana Gizi memiliki arti yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua Tengah,” katanya.
Dr. Agus juga mengajak para lulusan untuk mengabdikan diri di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga kesehatan, bukan hanya berorientasi bekerja di perkotaan.
“Bangunlah pengabdian dengan hati. Jadilah tenaga kesehatan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati, integritas, dan semangat pelayanan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Persada Nabire, Adhi Hilardi, S.Kom., mengapresiasi keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan hingga diwisuda. Menurutnya, pencapaian tersebut lahir dari dukungan keluarga, dosen, dan seluruh civitas akademika STIKES Persada Nabire.
“Keberhasilan hari ini bukan hanya milik wisudawan dan wisudawati, tetapi juga buah dari perjuangan keluarga dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan mereka,” ujar Adhi.
Ia berharap para lulusan menjadi tenaga kesehatan profesional yang mampu bersaing sekaligus berkomitmen mengabdi kepada masyarakat Papua Tengah.
“Kami berharap para lulusan dapat menjadi generasi profesional yang membawa perubahan positif bagi dunia kesehatan di Papua Tengah,” katanya.
Ketua STIKES Persada Nabire, Nur Indah Fitriana Ibrahim, S.G., M.Gz., menegaskan bahwa wisuda merupakan awal perjalanan pengabdian bagi para lulusan.
“Wisuda adalah awal dari pengabdian nyata. Jagalah nama baik almamater dan jadilah agen perubahan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan.
“Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus menjadi bekal untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Samuel Mofu, S.Pd., M.Ed., M.Phil., memberikan apresiasi atas komitmen STIKES Persada Nabire dalam mencetak sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas.
“STIKES Persada Nabire telah menunjukkan dedikasi dalam mencetak sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas dan siap menjawab tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini harus memiliki kemampuan beradaptasi, berinovasi, serta semangat melayani masyarakat.
“Dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang mampu berinovasi, cepat beradaptasi, dan memiliki semangat pelayanan bagi masyarakat,” katanya.
Di akhir kegiatan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap para lulusan Sarjana Gizi STIKES Persada Nabire mampu berkontribusi dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Pemerintah berharap para lulusan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Papua Tengah yang sehat, maju, dan sejahtera,” tutup dr. Agus.







