Kapolres Nabire: 236 Warga Dievakuasi Pasca Insiden Penembakan, Situasi Aman dan Kondusif

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu. Memberikan keterangan di Mapolres, usai evakuasi warga. (Dok. FaktaNabire.com)

Nabire, 20 Oktober 2025, Faktanabire.com — Kepolisian Resor (Polres) Nabire berhasil mengevakuasi ratusan warga dari wilayah sekitar Kilometer 64 hingga Kilometer 80 pasca insiden penembakan yang terjadi pada Jumat, 17 Oktober 2025 lalu.

Proses evakuasi yang langsung di pimpin Kapolres Nabire, berjalan lancar, aman dan kondusif di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Bacaan Lainnya

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengatakan, evakuasi dilakukan sebagai respon atas permintaan warga yang merasa tidak aman setelah adanya laporan suara tembakan di kawasan Kepala Air, Kilometer 74, pada Sabtu dini hari.

“Kami baru kembali dari menjemput saudara-saudara kita yang merasa tidak aman semenjak kejadian penembakan tanggal 17 Oktober lalu. Kurang lebih 236 masyarakat yang berdomisili di sekitar kilo 64, 74 sampai 80-an meminta untuk dijemput karena ada informasi adanya bunyi tembakan di Kepala Air 74,” ujar Kapolres, Minggu (19/10) malam.

Proses evakuasi dimulai sejak pukul 14.00 WIT dan berlangsung selama empat hingga lima jam perjalanan, dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sepanjang perjalanan puji Tuhan, tidak ada gangguan. Kami berjalan dengan pengawalan ketat, dan karena membawa banyak masyarakat, kami tidak bisa terlalu cepat. Kami harus menghindari kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Hingga malam ini, seluruh warga yang dievakuasi telah tiba dengan selamat di Mapolres Nabire. Kapolres menambahkan, semua warga yang dievakuasi sejak kemarin berjumlah 126 orang, dan hari ini bertambah menjadi 236 orang ini telah di jemput oleh keluarga masing-masing.

“Kami masih melakukan pendataan, tapi total sementara hari ini mencapai 236 orang dan semuanya telah dijemput kelurga masing-masing,” tambahnya

Menanggapi kondisi keamanan akhir-akhir ini, Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi yang beraktivitas di jalur menuju Deiyai, Dogiyai, dan Paniai.

“Kami mohon masyarakat berhati-hati. Kami dari Polres Nabire setiap hari akan terus melakukan patroli dan sterilisasi wilayah”, jelas AKBP Samuel.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi dan berkomitmen menjaga keamanan serta mengajak semua pihak bekerja sama.

“Kami mohon maaf belum bisa menjaga keseluruhan masyarakat. Tapi mari kita saling bergandengan tangan, karena keamanan ini bukan hanya tanggung jawab kami, tapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Pos terkait