Nabire, 25 September 2025, Faktanabire.com – Jemaat Gereja Anugerah Klasis Wanggar menggelar kegiatan “makan sumbang” atau kolokte sebagai bentuk swadaya untuk membangun pagar gereja.
Acara yang berlangsung di halaman Gereja Jemaat Anugerah, Jalan SP 2, Waroki KM 5, Kamis (25/05) ini menghadirkan jemaat lintas gereja dan organisasi.
Ketua Panitia Pembangunan, Anis Labene, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi khas jemaat untuk menghimpun dana.
“Kita lakukan makan sumbang ini, istilahnya di sini koloke. Kalau teman-teman di Paniai, Dogiyai, Deyai kenal dengan sebutan emabukai. Tujuannya kita lakukan swadaya, karena kita butuhkan dana yang cukup besar untuk membangun pagar jemaat,” jelasnya.
Panitia bersama jemaat sebelumnya melakukan penanaman jagung. Hasil panen tersebut kemudian dimasak dan dinikmati bersama dalam acara makan bersama.
“Puji Tuhan, Tuhan baik. Teman-teman yang kami undang semua datang, mengambil bagian, memberikan bantuan sukarela. Sambil kami makan, kami panen hasil jagung yang kami tanam bersama, juga jemaat lain datang membawa sumbangan. Itulah yang kita kumpulkan untuk modal awal membangun pagar jemaat,” ungkap Anis.
Pembangunan pagar gereja sejatinya sudah dimulai sejak tahun 2010-an. Namun hingga kini pagar samping kiri dan kanan sepanjang 100 x 60 meter belum tuntas.
“Pagar depan sudah ada, tapi samping kiri-kanan sampai ke belakang belum terpasang. Harapan kami, nanti pagar bisa mengelilingi penuh,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia juga menyampaikan permohonan dukungan doa dan perhatian pemerintah.
“Kami mohon dukungan doa dan perhatian dari semua, terutama pemprov Papua Tengah, pemkab Nabire, dan pemkab Puncak sebagai orang tua kami. mungkin program prioritas seperti KESRA yang menggunakan dana OTSUS bisa membantu jemaat kecil seperti kami untuk selesaikan pagar gereja ini,” pungkasnya.
