Nabire, Kamis 24 Juli 2025, Faktanabire.com — Menindaklanjuti aspirasi penolakan eksploitasi Blok Wabu yang disuarakan oleh Solidaritas Mahasiswa Intan Jaya dan Rakyat Papua, Ketua Tim Advokasi DPRP Papua Tengah, Henes Sondegau, saat dikonfirmasi Kamis (24/7), menyatakan bahwa tim telah mengirimkan surat kepada Kementerian ESDM dan DPD RI pada tanggal 22 Juli 2025 via email untuk.
Dia menjelaskan bahwa tim advokasi DPRP Papua Tengah telah mengirimkan surat tersebut dan arsipnya telah dikirimkan ke Gubernur Papua Tengah dan Bupati Intan Jaya. Saat ini, tim advokasi DPRP Papua Tengah menunggu respon dan balasan dari pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti.
“Kami menunggu balasan resmi dari pemerintah pusat. Jika sudah ada respon, kami akan berkoordinasi dengan semua tim yang tergabung, baik DPRP, mahasiswa, dan pemerintah, untuk melakukan langkah selanjutnya,” ujar Henes.
Henes juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten sehinnga aspirasi yang disampaikan dengan secepatnta mendapat kejelasan. “Aspirasi ini langsung datang dari rakyat Papua dan mahasiswa Intan Jaya, sehingga kami meminta dukungan penuh dari Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Intan Jaya,” kata Henes
Dia berharap pemerintah pusat segera merespon surat aspirasi yang telah dikirimkan dan DPD-RI sebagai mitra dapat memfasilitasi pertemuan dengan Kementerian terkait.
