Kadin Papua Tengah Siap Jalankan Program Ekonomi 2026, Fokus UMKM dan Sektor Non-Tambang

Ketua Umum Kadin Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai, bersama pengurus saat memberikan keterangan di ruang Rapat Kadin Papua, Selasa 24/2/2026. (Dok. Istimewa)

Nabire, 24 Februari 2026, Faktanabire.com – Ketua Umum Kadin Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai, menegaskan komitmennya untuk menggerakkan ekonomi daerah melalui sejumlah program strategis yang akan dipaparkan dalam kegiatan talk show dan ramah tamah di Aula Restoran Jakarta, Kabupaten Nabire pada tanggal 25 Februari 2026.

Gobai menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal Kadin Papua Tengah di tahun 2026 setelah sebelumnya mengikuti Rapimnas dan Rapimprov sebagai dasar penyusunan program kerja.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini menjadi program awal tahun yang sangat penting. Hasil Rapimnas dan Rapimprov menjadi rujukan kami dalam merumuskan program strategis,” ujar Gobai, di ruang Rapat Kadin Papua, Selasa (24/2).

Ia menjelaskan, Kadin telah menyusun berbagai program berdasarkan masukan tokoh ekonomi dan pengurus, yang kini siap dijalankan untuk mendukung visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur di sektor ekonomi.

“Di awal tahun ini kita siap take off dan mulai menjalankan banyak program untuk mendukung pembangunan ekonomi Papua Tengah,” tegasnya.

Gobai menilai potensi Papua Tengah tidak hanya terletak pada sektor tambang. Ia mendorong pengembangan sektor perikanan, pertanian, perkebunan, pariwisata, dan sektor lain yang mampu memberi nilai tambah bagi daerah.

“Kita tidak boleh hanya melihat tambang. Kita harus dorong sektor lain agar memberi nilai tambah bagi ekonomi daerah,” katanya.

Kadin juga berkomitmen memperkuat peran UMKM dan pengusaha asli Papua agar menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi.

“Kami ingin UMKM dan pengusaha lokal menjadi motor penggerak ekonomi di daerahnya sendiri,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kadin Papua Tengah akan menghadirkan perwakilan Kadin Pusat, Ketua Komite Tetap, Kepala Dinas PTSP, serta Tim 11 yang telah mengkaji potensi ekonomi di delapan kabupaten.

“Tim 11 sudah menyelesaikan 99 persen kajian potensi ekonomi. Besok mereka akan mempresentasikan hasilnya,” kata Gobai.

Kajian itu akan menjadi dasar rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi untuk ditindaklanjuti sebagai kebijakan pembangunan ekonomi. Kadin juga akan menyiapkan materi promosi potensi daerah untuk menarik investor.

“Kita ingin setiap orang yang datang ke Papua Tengah langsung mengetahui potensi ekonomi yang ada,” ujarnya.

Gobai menegaskan Kadin ingin menjadi jembatan bagi pengusaha lokal dengan memberikan pelayanan dan kemudahan administrasi.

“Kadin harus hadir mempermudah pelaku usaha dan menjadi jembatan bagi pengusaha asli Papua,” tegasnya.

Setelah talk show, Kadin akan menggelar pertemuan dengan sejumlah OPD untuk membahas percepatan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Kita ingin membangun fondasi ekonomi yang kuat untuk masa depan Papua Tengah,” tutup Gobai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *