SPPG Siriwini 01 Utamakan Bahan Pangan Lokal untuk Program MBG di Nabire

Kepala SPPG (KSPPG) Siriwini 01, Salwa Nadia AR., mengatakan pihaknya berbelanja di pasar tradisional untuk mendukung pedagang kecil, khususnya mama-mama Papua yang menjual sayuran dan kebutuhan pangan.

NABIRE, Faktanabire.com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nabire Dapur Siriwini 01 terus mengutamakan bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

SPPG Siriwini 01 yang beralamat di Jalan Frans Kaisiepo, RT 004/RW 000, Kelurahan Siriwini, Kecamatan Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, memenuhi kebutuhan bahan baku dengan berbelanja di pasar tradisional di wilayah Nabire.

Bacaan Lainnya

Kepala SPPG (KSPPG) Siriwini 01, Salwa Nadia AR., mengatakan pihaknya sengaja mengutamakan pasar tradisional untuk mendukung pedagang kecil, khususnya mama-mama Papua yang menjual sayuran dan kebutuhan pangan.

“Kami mengutamakan berbelanja di pasar tradisional guna memberdayakan mama-mama Papua penjual sayur secara tradisional dan petani lokal,” ujar Salwa Nadia AR, Selasa (15/9/2025).

Menurut Salwa, penggunaan bahan pangan lokal tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan menu MBG, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat setempat untuk terlibat dalam rantai penyediaan pangan.

Ia berharap aktivitas pengadaan bahan baku tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

“Kami ingin keterlibatan petani dan pedagang lokal dalam program ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Nabire,” katanya.

Salwa menilai keterlibatan pelaku usaha kecil dan petani lokal menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Nabire.

Sementara itu, Mitra SPPG Siriwini 01, Darna Damis, mengatakan pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi langkah penting agar pelaksanaan program pemerintah dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.

Darna menyebut pembelian bahan pangan dari pasar tradisional dan petani lokal dapat membantu menjaga perputaran ekonomi di daerah.

“Dengan adanya program pemerintah, kami berharap roda perekonomian dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” kata Darna Damis.

Ia mengatakan kebutuhan bahan baku untuk dapur SPPG memberikan peluang bagi pedagang kecil dan petani lokal untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG.

Darna menambahkan, pihaknya mendukung penggunaan bahan baku lokal dengan tetap menyesuaikan ketersediaan dan kebutuhan pangan dalam penyusunan menu MBG.

“Pemanfaatan bahan lokal kami harapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat setempat,” ujarnya.

SPPG Siriwini 01 bersama mitranya berkomitmen terus mengembangkan pemanfaatan bahan pangan lokal. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat MBG, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Nabire.

Pos terkait