Seluruh Korban Hilang Kontak Ditemukan Selamat, KM Masirei Bawa Lima Korban ke Nabire

Kelima korban hilang kontak ditemukan dan di evakuasi ke Pelabuhan Nabire, Sabtu (29/8/2026).

NABIRE, Faktanabire.com — Lima orang yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan dengan tujuan Serui–Waropen akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

KM Masirei menemukan kelima korban saat kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Biak menuju Pelabuhan Nabire, Sabtu (29/8/2026).

Bacaan Lainnya

Pos SAR Nabire menyampaikan informasi penemuan tersebut kepada Kasat Polairud Polres Nabire pada Sabtu sekitar pukul 07.00 WIT. Petugas kemudian meneruskan informasi itu sebagai perkembangan terbaru dalam operasi pencarian.

KM Masirei selanjutnya membawa kelima korban menuju Pelabuhan Nabire untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Direktur Polairud Polda Papua Tengah Kombes Pol. Mas Anton W, S.I.K. mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian hingga berhasil menemukan para korban dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah, seluruh korban telah ditemukan dalam keadaan selamat. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pencarian, termasuk pihak KM Masirei,” ujar Mas Anton.

Ia mengatakan, Ditpolairud Polda Papua Tengah bersama Sat Polairud Polres Nabire dan unsur SAR akan terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi korban serta kelancaran proses evakuasi hingga mereka tiba di Nabire.

“Kami memastikan proses penanganan dan evakuasi korban berjalan dengan baik sampai tiba di Nabire,” katanya.

Mas Anton juga menyebut kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi bagi seluruh pihak, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Alhamdulillah, lima orang yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak telah ditemukan dalam keadaan selamat. Bagi kami, setiap kejadian di perairan harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran,” ujarnya.

Menurut dia, Ditpolairud Polda Papua Tengah akan terus meningkatkan edukasi keselamatan kepada masyarakat pesisir dan pengguna transportasi perairan.

“Kejadian ini akan menjadi momentum bagi Ditpolairud Polda Papua Tengah untuk semakin meningkatkan edukasi keselamatan kepada masyarakat pesisir dan pengguna transportasi perairan,” kata Mas Anton.

Ia mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik dan tidak mengabaikan faktor keselamatan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi perahu dan mesin, menggunakan life jacket, membawa alat komunikasi, memperhatikan cuaca, dan tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi tidak memungkinkan. Lebih baik menunda perjalanan daripada mengambil risiko terhadap keselamatan,” tegasnya.

Ditpolairud Polda Papua Tengah dan Sat Polairud Polres Nabire bersama unsur SAR masih berkoordinasi terkait proses kedatangan para korban di Nabire. Petugas juga akan memastikan kondisi kesehatan dan penanganan para korban setelah tiba di pelabuhan.

Informasi lebih lanjut mengenai posisi penemuan, identitas korban, kondisi kesehatan, dan proses evakuasi akan disampaikan setelah petugas memperoleh data lengkap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *