Nabire, 3 September 2025, Faktanabire.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Aula RRI Nabire, Jalan Merdeka, dengan tema “Penguatan Pelayanan Publik untuk Meningkatkan Daya Saing Investasi Daerah”.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Herman Kayame, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Herman menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas merupakan kunci terciptanya iklim investasi yang kondusif di Papua Tengah.
“Rakorda ini diharapkan dapat membuka wawasan dan menyamakan persepsi tentang bagaimana menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan begitu, kita bisa menarik lebih banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri, yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Herman.
Menurutnya, masih banyak persoalan dalam pelayanan publik yang perlu dibenahi, mulai dari birokrasi berbelit, waktu pelayanan yang lama, hingga adanya pungutan liar. Hal ini dinilai menjadi salah satu penghambat investasi.
“Hal-hal tersebut harus menjadi perhatian serius. Transparansi dan efisiensi harus menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan tidak hanya menguntungkan masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik bagi para investor,” tegasnya.
Rakorda ini juga dimaksudkan sebagai forum komunikasi dan evaluasi pelaksanaan tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di kabupaten se-Papua Tengah. Selain itu, forum ini menjadi wadah untuk mencari solusi bersama atas berbagai hambatan dalam pelayanan publik.
Herman menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam menciptakan kebijakan investasi yang mendukung serta memperbaiki koordinasi antarinstansi di daerah.
“Pelayanan publik yang prima adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan Papua Tengah. Meski tidak mudah, seluruh unsur pemerintah daerah harus saling melengkapi dan bekerja sama demi tercapainya tujuan bersama,” pungkasnya.
