Puncak HUT Ke-4 Papua Tengah Dimajukan ke 22 Juli, Dari Bola Gembira Hingga Konser Rohani

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, dan menjadi Ketua Panitia HUT ke-4 Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai.

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memutuskan memajukan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah dari semula 25 Juli menjadi 22 Juli 2026. Pemerintah mengambil keputusan tersebut karena pada 25 Juli terdapat sejumlah agenda pemerintahan yang harus dilaksanakan.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Viviana Gobay, mengatakan pemerintah tetap menetapkan 25 Juli sebagai hari jadi Provinsi Papua Tengah sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, pemerintah memajukan puncak perayaan agar rangkaian kegiatan dapat berlangsung lebih optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Secara undang-undang, penetapan hari jadi Provinsi Papua Tengah adalah tanggal 25 Juli. Namun, pelaksanaan puncak perayaan kami majukan ke tanggal 22 Juli agar kegiatan yang kami selenggarakan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi masyarakat,” ujar Viviana Gobay di Nabire, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyusun berbagai kegiatan secara berurutan selama tiga hari untuk menarik lebih banyak partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Rangkaian perayaan HUT ke-4 Papua Tengah akan diisi dengan Bola Gembira, Jalan Santai, Yospan, hingga Konser Rohani.

Menurut Viviana, pelaksanaan kegiatan secara berkesinambungan diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga perputaran ekonomi masyarakat ikut bertumbuh.

Selain itu, pemerintah juga menyesuaikan jadwal karena pada 25 Juli 2026 terdapat sejumlah agenda resmi yang tidak dapat ditinggalkan.

“Karena pada tanggal 25 ada beberapa agenda pemerintahan yang harus dilaksanakan, maka puncak perayaan ulang tahun provinsi kami laksanakan lebih awal pada tanggal 22 Juli. Meski demikian, secara resmi hari jadi Provinsi Papua Tengah tetap diperingati setiap 25 Juli,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap penyesuaian jadwal tersebut tidak mengurangi makna peringatan hari jadi provinsi. Sebaliknya, pemerintah ingin menjadikan HUT ke-4 Papua Tengah sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui keterlibatan UMKM dari seluruh rangkaian kegiatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *