Faktanabire.com — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Bogor Santo Yosef A Cupertino, melalui Komisariat Universitas Nusa Putra, sukses melaksanakan kegiatan Penerimaan Anggota Baru dan Masa Bimbingan (MABIMI) Tahun 2025–2026 pada hari Sabtu, 31 Mei 2025 bertempat di Aula Marga, Bogor.
Kegiatan ini mengusung tema: “Dengan Semangat Kristiani, Intelektual, dan Fraternalitas, Mari Bersama Menampaki Perjalanan Pembinaan dan Pengabdian dalam Penerimaan Anggota Baru Masa Bimbingan (MABIM PMKRI 2025–2026)”.
Sebanyak 6 anggota baru resmi diterima menjadi bagian dari keluarga besar PMKRI Komisariat Universitas Nusa Putra. Mereka adalah:
- Marlon Sefle
- Luis Meaga
- Petrus Dudai
- Samuel Susium
- Thera Yawan Tarage
- Siprianus Rado Sangek
Kegiatan ini diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sesi sambutan dari panitia pelaksana, pengurus komisariat, dan Ketua Cabang PMKRI Bogor. Dalam sambutannya, perwakilan panitia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi awal dari proses pembentukan karakter dan intelektual kader PMKRI yang siap mengabdi dan menjadi agen perubahan.
Sementara itu, Ketua PMKRI Komisariat Universitas Nusa Putra, Elisabet Tebai, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam kepada para anggota baru.
> “Segala ilmu pengetahuan tidak datang dengan sendirinya. Sebagai makhluk sosial, kita perlu membuka hati dan pikiran untuk terus belajar. Melalui ilmu, kalian bisa mengimplementasikannya mulai dari diri sendiri, keluarga, institusi kampus, Gereja, hingga masyarakat. Saya percaya, generasi muda Papua yang bergabung di organisasi ini akan menjadi pemimpin yang adil, jujur, dan membawa kesejahteraan.” Elis juga menegaskan bahwa estafet kepemimpinan akan dilanjutkan oleh generasi muda yang hari ini mulai melangkah:
> “Saya seorang perempuan Papua bisa berdiri di sini memimpin, maka kalian juga pasti bisa.”
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, baik secara finansial, moril, maupun dukungan lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua PMKRI Cabang Bogor, Jelsius Nong Osko Mada, yang menekankan pentingnya sinergi antara cabang dan komisariat.
> “PMKRI Cabang dan Komisariat harus terus menjaga komunikasi yang baik dan bekerja sama membangun hal-hal positif. Kader intelektual harus mampu berpikir kritis, menganalisis, dan memberikan solusi atas persoalan yang ada di lingkungan, bangsa, dan negara.”
Jelsius juga menambahkan bahwa organisasi bukanlah ajang kompetisi, melainkan ruang kolaborasi untuk melihat realitas sosial dan membangun semangat humanis:
> “Persaudaraan dalam PMKRI adalah bekerja sama, saling mendukung, dan menjaga solidaritas.”
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kaderisasi di lingkungan PMKRI Komisariat Universitas Nusa Putra dan menjadi bukti nyata bahwa semangat pembinaan dan pengabdian terus dijaga untuk menghasilkan kader-kader muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.
