Agats, Papua Selatan, Faktanabire.com — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Asmat resmi dilantik, yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako kepada keluarga korban peristiwa 21 September 2025.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Dr. Esau Hombore, S.STP., M.Si., selaku Ketua DPD BMP RI Provinsi Papua Selatan, didampingi Kolonel Inf. Gatot R. Haryono, S.Pd., M.Si. (LO Binda Papua Selatan) berlangsung di Aula Keuskupan Agats, Jl. Frans Kaisiepo, Distrik Agats, Kamis (09/10/25).
Dalam kegiatan pelantikan, hadir sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat di antaranya Asisten I Sekda Kab. Asmat, Anggota DPR Kab. Asmat, Danramil 1704-04/Agats, Kasat Intelkam Polres Asmat, serta para tokoh adat seperti Antonius Cosowmanam (Ketua LMA Kab. Asmat) dan Feliks Owom (Tetua Adat Rumpun Bismam).
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 001/KEP/DPD-BMP PS/X/2025, ditetapkan Bruno Yitakap, S.P. sebagai Ketua DPC BMP Kabupaten Asmat, Efer Owom sebagai Sekretaris, dan Maria Magdalena Janet Biakai, S.E. sebagai Bendahara. Prosesi pelantikan disertai penyerahan SK, simbolis jas pengurus, serta Buku AD/ART BMP oleh Esau Hombore.
Dalam sambutannya, Esau Hombore menyampaikan apresiasi atas terbentuknya BMP Kabupaten Asmat sebagai DPC pertama di Provinsi Papua Selatan yang resmi dilantik.
“Kabupaten Asmat menjadi kabupaten pertama di Papua Selatan yang melaksanakan pelantikan DPC Barisan Merah Putih. Saya berharap dukungan dari semua pihak agar agenda-agenda nasional yang kita jalankan bersama dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan program ekonomi biru di bidang perikanan membawa dampak positif bagi masyarakat Asmat.
“Kita patut bersyukur, karena banyak program nasional yang berpihak pada masyarakat Asmat. Saya juga berharap agar pengurus DPC dapat bersinergi dengan Forkopimda dan terus mengembangkan potensi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Muhamad Ikbal, S.P., yang hadir mewakili Bupati Asmat, dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi BMP harus menjadi wadah bagi generasi muda dalam menanamkan nilai nasionalisme dan persatuan.
“Barisan Merah Putih adalah simbol semangat juang dan cinta tanah air. Saya berharap organisasi ini mampu menjaga nilai-nilai Pancasila dan menjadi pelopor kegiatan positif di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengajak para pengurus untuk aktif berpartisipasi dalam program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis, sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
BMP Kabupaten Asmat yang kini telah sah berdiri sebagai bagian dari struktur organisasi BMP Republik Indonesia di Provinsi Papua Selatan, siap menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“BMP Kabupaten Asmat bukan hanya simbol perjuangan merah putih, tetapi juga motor penggerak pembangunan dan keteladanan bagi generasi muda di tanah Asmat,” ujar Bruno Yitakap, Ketua DPC BMP Asmat yang baru dilantik.
Selain pelantikan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diikuti masyarakat di halaman Aula Keuskupan Agats. Pemeriksaan ini difasilitasi oleh tenaga kesehatan dari RSUD Perpetua J. Safanpo, Pemeriksaan meliputi tensi, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Usai kegiatan pelantikan, Ketua DPD BMP Provinsi Papua Selatan, bersama pengurus DPC BMP Kabupaten Asmat salurkan bantuan sosial berupa paket sembako untuk korban terdampak kejadian 21/09/ 2025, termasuk keluarga almarhum Erenius Yirani Bawataipot dan beberapa warga terdampak lainnya.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian BMP kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa semangat merah putih bukan hanya slogan, tapi juga diwujudkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Esau Hombore di sela kegiatan penyaluran sembako.







