Nabire, 12 Agustus 2025, Faktanabire.com — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto, menyampaikan komitmen jalankan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad), dengan tujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Papua. Hala ini disampaikan kepada awak media di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.
Menurut Yandri Susanto program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) ini menargetkan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat, termasuk pemberian bantuan modal, agar kampung-kampung di Papua dapat mandiri secara ekonomi.
“Yang kita sasar dari program ini pemberdayaan dan pendampingan, serta pemberian bantuan modal di kampung-kampung yang ada di Papua dengan memanfaatkan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan baku makan siang bergizi di sekolah yang akan berkolaborasi dengan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih”, Ujarnya.
Ia juga menekan pentingnya pengawasan dana desa yang cukup besar di Papua sehingga dana desa bisa dinikamti oleh Masyarakat di Papua.
“Dana desa di Papua sangat besar. Totalnya hampir Rp 6,3 triliun setiap tahun, dan untuk Papua Tengah saja mencapai Rp1,1 triliun. Kami minta dukungan bupati dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal agar dana ini benar-benar dinikmati masyarakat,” Ujarnya.
Selain pemberdayaan ekonomi, dana desa juga diarahkan untuk program perbaikan rumah tidak layak huni serta mendukung program pendidikan usia dini. “Kita ingin sedikit demi sedikit mengurai persoalan perumahan di Papua,” tambahnya.







