Massa Kode R Palang Kantor BKPSDM Papua Tengah, Tuntut Kejelasan Nasib CPNS OAP

Massa Kode R melakukan aksi pemalangan pintu Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah. (Faktanabire.com)

Nabire, 15 September 2025, Faktanabire.com — Ratusan Massa yang menamakan diri Kode R melakukan aksi pemalangan pintu Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah, Senin (15/9).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes karena tuntutan mereka yang sudah disuarakan selama 11 bulan belum juga direspons pemerintah.

Bacaan Lainnya

Massa yang didominasi oleh Orang Asli Papua (OAP) menuntut kejelasan nasib mereka sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang hingga kini belum terakomodasi.

Koordinator aksi, Yusak Nawipa, dalam keterangannya menegaskan bahwa aspirasi mereka sudah disampaikan secara resmi, namun belum ada jawaban konkret dari pemerintah.

“Kami meminta regulasi atau kebijakan khusus untuk mengakomodir pencari kerja OAP dalam penerimaan CPNS. Tes (CPNS) bagi kami hanya bersifat formalitas. Pemprov perlu mendengarkan aspirasi yang kami sampaikan melalui surat resmi. Jika tuntutan kami tidak diakomodir, kami akan mengambil tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Massa juga membawa pamflet berisi sejumlah tuntutan, di antaranya:

1. Perjalanan Kode R ini sudah berlangsung 11 bulan.

2. Kami Kode R bukan musuh, kami adalah pemilik negeri.

3. Sesuai mekanisme, kami sudah jalani.

4. Pelajari amanat UU Otsus 80 persen–20 persen, PP Kemenpan RB No. 350, dan surat edaran gubernur tentang 90 persen–10 persen.

5. Akomodir Kode R baru yang lain.

6. Kami akan ambil tindakan, kalau pemerintah tidak akomodir dalam kategori dua (K2) atau jalan lain.

Pos terkait