Pemerintah Papua Tengah Gandeng Bank Untuk Penyaluran Program Bangkit

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP., M.Si., usai peluncuran Program Bangkit Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur, Nabire, Selasa 21/7/2026.

NABIRE, Faktanabire.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng pihak perbankan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui mekanisme non-tunai sehingga bantuan diterima secara tepat sasaran akan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP., M.Si., menyampaikan hal tersebut usai peluncuran Program Bangkit Papua Tengah di Ballroom, Nabire, Selasa (21/7/2026).

Bacaan Lainnya

Eliezer mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan Bank Papua untuk membuka rekening khusus bagi setiap penerima manfaat. Rekening tersebut akan dilengkapi dengan buku tabungan dan identitas khusus sebagai bagian dari Program Bangkit Papua Tengah.

“Kita akan koordinasi dengan Bank Papua, sehingga mereka ini punya rekening khusus, buku rekeningnya itu khusus, notifikasinya mungkin ada nama Bangkit Papua Tengah, yang logonya khusus,” kata Eliezer.

Ia menjelaskan, pemerintah juga akan menerapkan sistem pengawasan terhadap pencairan dana bantuan. Penerima manfaat tidak dapat langsung menarik dana setelah masuk ke rekening, tetapi akan mengikuti jadwal pencairan yang disusun oleh tim pelaksana.

“Mereka ini juga akan dilayani secara khusus. Misalnya uang masuk, mereka tidak boleh tarik dulu. Nanti tim yang akan turun untuk kita buat jadwal pembayaran,” ujarnya.

Untuk memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukan, Tim Sekretariat Bersama (Sekber) akan memberikan edukasi kepada penerima manfaat melalui materi sosialisasi yang menjelaskan jenis kebutuhan yang boleh dan tidak boleh dibeli menggunakan dana bantuan.

“Kita akan dibantu membuat lembar balik. Uang ini boleh digunakan untuk apa, tidak boleh untuk apa. Misalnya rokok tidak boleh, pinang tidak boleh. Yang boleh mungkin telur, susu, dan kebutuhan lainnya,” jelas Eliezer.

Pemerintah juga menyiapkan pola pengawasan khusus bagi masyarakat di wilayah pegunungan dan pedalaman. Tim Sekber akan menghadirkan kebutuhan pokok di lokasi pencairan sehingga penerima manfaat dapat langsung membelanjakan dana untuk membeli kebutuhan yang telah ditentukan.

“Mungkin untuk daerah pegunungan dan pedalaman, di tempat pembayaran kita langsung menyiapkan kebutuhan-kebutuhan itu sehingga uang yang mereka terima langsung digunakan membeli kebutuhan tersebut. Itu bentuk pengawasan supaya uang itu memang dibelanjakan sesuai yang kita arahkan,” katanya.

Selain itu, Eliezer menyebut Bank Papua berpeluang membuka stan kebutuhan pokok di sekitar lokasi pencairan dana. Langkah tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan bergizi sekaligus memastikan dana bantuan digunakan sesuai sasaran.

“Misalnya di Bank Papua ada stan yang menyiapkan telur, susu, bubur kacang atau kebutuhan lainnya. Jadi waktu mereka ambil uang, mereka bisa langsung membeli kebutuhan itu untuk stok di rumah. Itu salah satu strategi supaya uang yang mereka terima benar-benar dimanfaatkan sesuai yang kita arahkan,” Pungkasnya

Pos terkait