Kunker Ketiga ke Intan Jaya, Gubernur Meki Nawipa Percepat Pendidikan, Listrik dan Layanan Dasar

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., bersama rombongan Forkopimda Provinsi Papua Tengah tiba di Kabupaten Intan Jaya, untuk melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari, Selasa (15/9/2026).

INTAN JAYA, Faktanabire.com — Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah tiba di Kabupaten Intan Jaya, untuk melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan ini menjadi kunjungan ketiga Meki Nawipa ke Intan Jaya sejak memimpin Provinsi Papua Tengah. Kehadiran pemerintah provinsi kali ini bertujuan mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memantau pelaksanaan pembangunan di wilayah pedalaman Papua Tengah.

Bacaan Lainnya

Gubernur dan rombongan awalnya menjadwalkan kunjungan ke Distrik Wandai untuk berdialog dengan masyarakat. Namun, kabut tebal yang menutupi kawasan bandara membuat helikopter tidak dapat mendarat sehingga agenda tersebut batal dilaksanakan.

Gubernur bersama Bupati Intan Jaya dan Forkopimda kemudian mendarat di Bandara Sokipaki Bilorai, Distrik Sugapa. Masyarakat setempat menyambut rombongan dengan meriah menggunakan pakaian adat.

Dari bandara, Gubernur dan rombongan berjalan menuju kompleks sekolah YPPK yang berada di kawasan Gereja Katolik Bilogai. Kompleks tersebut menaungi jenjang TK, PAUD, SD, hingga SMP dan berjarak sekitar 350 meter dari bandara.

Setibanya di gerbang sekolah, para siswa, guru, dan Ketua PSW YPPK Tillemans Intan Jaya, Pater Yance Yogi, Pr., menyambut rombongan.

Gubernur kemudian melihat langsung penerapan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di SD YPPK Bilogai. Ia mengapresiasi pelaksanaan program tersebut yang berjalan di tengah keterbatasan fasilitas sekolah.

“Hebat ya. Bagus sekali,” kata Meki Nawipa saat melihat proses pembelajaran.

Gubernur juga memastikan pemerintah akan meningkatkan dukungan terhadap fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.

“Gedung ini juga kita akan bangun karena program SSH sudah berjalan dengan baik. Alat untuk menunjang SSH juga akan kita tambah,” ujarnya.

Ketua PSW YPPK Tillemans Intan Jaya, Pater Yance Yogi, Pr., menjelaskan SD YPPK Bilogai kini menampung 434 siswa yang berasal dari berbagai kampung dan distrik.

“Izin Pak Gubernur, siswa di sini yang sekolah berasal dari semua kampung dan distrik. Jumlahnya lebih banyak, tetapi gedungnya kurang sehingga ada siswa yang belajar di ruangan guru, ruangan kepala sekolah, dan kantor PSW YPPK,” kata Pater Yance.

Setelah mengunjungi sekolah, Gubernur Meki Nawipa bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju kantor PLN di puncak Bilogai.

Di lokasi tersebut, Gubernur mengecek langsung kesiapan pembangkit listrik. Ia juga menyalakan mesin PLN dan memastikan mesin dapat beroperasi.

Meki menargetkan pemerintah meresmikan fasilitas tersebut pada akhir 2026 sehingga masyarakat Intan Jaya dapat menikmati layanan listrik yang lebih baik menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Ini kita akan resmikan akhir tahun sebagai hadiah Natal,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan rencana memperluas akses internet di Intan Jaya. Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menyambungkan jaringan internet berbasis fiber optic ke sejumlah kantor dan gereja, termasuk gereja milik komunitas Katolik, GKII, dan Kingmi Papua.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses komunikasi dan mendukung pelayanan masyarakat di wilayah pedalaman.

Usai makan siang di kediaman Bupati Intan Jaya, Gubernur Meki Nawipa bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Yokatapa.

Di lokasi tersebut, Gubernur meletakkan batu pertama pembangunan asrama siswa. Ia menegaskan pembangunan fasilitas itu menjadi bagian dari investasi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia Papua.

“Saya meletakkan batu pertama dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus supaya nanti sumber daya manusia, anak-anak Papua asli Intan Jaya bisa bertumbuh, berkembang dan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan negeri ini,” katanya.

Gubernur juga menyerahkan laptop kepada sejumlah siswa yang sebelumnya mengikuti Festival Pelajar tingkat Provinsi Papua Tengah di Nabire. Pemerintah turut memberikan laptop kepada guru pendamping.

“Kalau Jokowi kasih sepeda, maka saya kasih laptop kepada siswa supaya nanti kalian belajar dan nanti bisa menjadi orang besar,” kata Meki yang disambut tepuk tangan meriah.

Selain laptop, pemerintah menyerahkan 34 unit motor secara simbolis kepada pemuda Intan Jaya. Wim Joani dan Mepa Sondegau menerima bantuan tersebut secara simbolis.

Gubernur meminta para penerima memanfaatkan kendaraan itu untuk kegiatan produktif dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Pakai motor baik-baik untuk kepentingan pribadi, tetapi juga tolong membantu masyarakat di sini ketika mereka ke pasar atau ke kebun. Mohon supaya dengan motor ini bisa menjadi berkat bagi banyak orang di Intan Jaya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyerahkan dana sebesar Rp500 juta serta sejumlah alat penunjang kepada Puskesmas Bilogai dan RSU Intan Jaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *