Nabire, 19 Agustus 2025, Faktanabire.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., memastikan data Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Nabire sudah mulai terpisah dari data kependudukan umum.
“Kerja keeras pemisahan ini telah kita lakukan secara maksimal sepanjang tahun 2025”, Ungkap Yulianus kepada media diruang kerjanya, Selasa (19/8)
Menurut Yulianus, hingga saat ini jumlah OAP yang sudah terinput mencapai sekitar 90 ribu jiwa. Pihaknya menargetkan dalam satu bulan ke depan, data itu akan mencapai angka 110 ribu jiwa sesuai perkiraan jumlah OAP di Nabire.
“Data OAP ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan anggaran Otonomi Khusus (Otsus) maupun berbagai program pemerintah daerah. Karena itu, kami bekerja keras agar data ini benar-benar valid dan terpisah dari data non-OAP,” jelas Yulianus.
Ia menambahkan, data OAP seelama ini yang belum tersedia dipastikan final pada bulan depan sehingga dapat digunakan secara resmi untuk kepentingan pemerintah, terutama dalam penyaluran bantuan berbasis Otsus terutama Dinas Sosial.
“Selama ini banyak pihak mendesak, baik dari provinsi maupun kabupaten, agar data OAP segera tersedia. Hari ini saya pastikan bahwa data itu hampir final. Sudah 90 ribu jiwa terdata, dan sebentar lagi akan tembus 110 ribu jiwa,” ujarnya.
Dengan adanya data OAP yang valid, Yulianus berharap masyarakat asli Papua di Nabire bisa memperoleh manfaat nyata, khususnya dalam akses bantuan pemerintah dan berbagai program pembangunan.







