Kerukunan Ansus Maneta Piboki Gelar Sosialisasi Dukung Pembangunan dan Kamtibmas di Nabire

Kerukunan Ansus Maneta Piboki Kabupaten Nabire, gelar kegiatan sosialisasi untuk perkuat dukungan masyarakat terhadap pembangunan dan jaga Kantibmas. (Dok. Faktanabire.com)

Nabire, 18 Oktober 2025, Faktanabire.com — Kerukunan Ansus Maneta Piboki Kabupaten Nabire, menggelar kegiatan sosialisasi untuk perkuat dukungan masyarakat terhadap pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Nabire.

Kegiatan yang turut dihadiri Gembala GBI Bukit Kalvari, Wilem Matatar, dengan peserta sekitar 25 orang peserta, berlangsung kediaman ketua kerukunan Robinson Worabay di Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Jumat, (17/10), pukul 15.43 WIT.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutanya Ketua Kerukunan Ansus Maneta Piboki, Robinson Worabay menegaskan komitmen masyarakat Ansus untuk menjaga Kamtibmas dan mendukung penuh program-program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah.

“Sebagai bagian dari masyarakat daerah, kami memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal kami,” ujar Robinso.

Ia juga mengajak seluruh anggota kerukunan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas antarwarga, serta terus berperan aktif dalam mendukung stabilitas sosial di daerah.

“Kami ingin masyarakat Ansus di Nabire menjadi contoh dalam membangun kedamaian dan kebersamaan. Melalui komunikasi yang baik dan keterbukaan, kita bisa menyampaikan aspirasi dan mendukung pembangunan daerah,” tambah Worabay.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ditutup dengan pembagian sembako secara simbolis kepada warga yang hadir. Acara berakhir sekitar pukul 16.05 WIT dan mendapat apresiasi positif dari masyarakat serta tokoh agama setempat.

Gembala Wilem Matatar menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam mempererat hubungan antarwarga.

“Inisiatif seperti ini penting untuk memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama menjaga kedamaian dan mendukung pemerintah,” ujarnya.

Sosialisasi ini dinilai sebagai langkah nyata untuk mempererat sinergi antara masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang pelaksanaan berbagai program pembangunan di Provinsi Papua Tengah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *