Sosialisasi Rencana Pangan dan Gizi, Pemprov Papua Tengah Tekankan Perencanaan Berbasis Data

Kegiatan Sosialisasi Dokumen Rencana Pangan Daerah dan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Tahun 2025–2029 di Hotel Grand Tembaga, Jalan Yos Sudarso No. 133, Timika, Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026).

TIMIKA, FaktaNabire.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Sosialisasi Dokumen Rencana Pangan Daerah dan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Tahun 2025–2029 di Hotel Grand Tembaga, Jalan Yos Sudarso No. 133, Timika, Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026).

Staf Ahli II Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukkas, S.Sos., M.KP., membuka kegiatan tersebut mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan gubernur yang dibacakannya, Ukkas menegaskan bahwa ketahanan pangan dan pembangunan gizi harus berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kesehatan dan pendidikan, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara ekonomi, dalam hal ini ketahanan pangan,” tegasnya.

Ia meminta pemerintah daerah mengintegrasikan program pangan dan gizi agar manfaat pembangunan menjangkau seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelayanan dasar.

Ukkas juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kampung, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pelaksanaan program pangan dan gizi.

Menurutnya, sinergi lintas sektor akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, berbasis data, dan tepat sasaran.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi forum untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan pembangunan, meningkatkan kualitas data sebagai dasar perencanaan, menyusun program yang lebih terintegrasi dan tepat sasaran bagi ketahanan pangan, serta memperkuat koordinasi antarsektor,” ujarnya.

Ia turut mengingatkan agar pembangunan ekonomi di Papua Tengah mendorong keadilan sosial, mengurangi kesenjangan, dan membuka kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk berkembang.

Untuk memastikan program berjalan efektif, Ukkas meminta pemerintah daerah menindaklanjuti hasil sosialisasi melalui penyusunan Rencana Kerja (Renja) yang konkret, terukur, dan dapat dilaksanakan.

“Saya berharap agar hasil sosialisasi ini tidak berhenti sampai hari ini, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan Rencana Kerja (Renja) yang konkret, terukur, dan dapat diimplementasikan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Papua Tengah mendorong seluruh pemangku kepentingan menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan program pangan dan gizi periode 2025–2029 agar lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ukkas mengajak seluruh pihak memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Papua Tengah yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *