SMPN 1 Nabire Sambut Program Makan Bergizi Gratis dengan Antusias

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Nabire, Irwan C. Mareku, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya. (Dok. FaktaNabire.com)

Nabire, 9 Oktober, 2025, Faktanabire.com — Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Nabire, Irwan C. Mareku, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang resmi diluncurkan di sekolahnya, Kamis (09/10).

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena bimbingan-Nya, kegiatan yang diprogramkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo boleh terlaksana dengan baik di SMP Negeri 1 Nabire,” ujar Irwan C. Mareku setelah kegiatan peluncuran.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa sekaligus masyarakat sekitar.

“Program ini memang sangat baik sekali, luar biasa. Selain untuk siswa, juga berdampak pada ekonomi masyarakat di Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.

Pada peluncuran perdana ini, sebanyak 974 siswa SMP Negeri 1 Nabire menikmati sajian makanan bergizi gratis yang disiapkan oleh tim pelaksana tanpa kendala.

“Hari ini anak-anak sangat antusias sekali untuk menikmati makanan bergizi gratis. Semuanya berjalan dengan aman, lancar, dan tidak ada hambatan sama sekali,” tambahnya.

Kepala Sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Presiden Prabowo, Pemprov Papua Tengah, Pemkab Nabire, serta SPPG DDI Nabire yang telah bertugas memasak dan mendistribusikan makanan ke sekolah. Hari pertama ini berjalan sangat baik dan kegiatan akan terus berlanjut,” tuturnya.

Terkait dengan adanya siswa yang mungkin tidak dapat mengonsumsi makanan dari program MBG karena alasan tertentu, Irwan menegaskan bahwa sekolah tidak akan memaksakan kehendak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Untuk anak-anak yang tidak bisa atau tidak ingin menikmati MBG, guru maupun pihak sekolah tidak boleh memaksakan mereka,” jelasnya.

Mengenai isu keracunan makanan yang sempat beredar di sejumlah daerah, Irwan memastikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipatif bersama Tim Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire dan tim DDI Nabire.

“Kami sudah koordinasi dengan tim BGN yang diketuai Pak Marcel Asyerem dan tim DDI. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami melakukan seleksi bahan makanan secara ketat. Kami sudah sebarkan formulir ke semua kelas agar anak-anak mengisi data alergi makanan seperti ikan cakalang, tuna, atau tahu,” ungkapnya.

Irwan berharap program MBG ini dapat terus berjalan dengan aman dan berkelanjutan hingga masa pemerintahan Presiden Prabowo berakhir.

“Harapan kami semoga kegiatan ini terus berjalan dengan baik, aman, dan lancar tanpa hambatan, serta menjadi berkat bagi banyak orang,” tutupnya.

 

Pos terkait