Nabire, 14 Juli 2025, Faktanabire.com -– SMA Negeri 1 Nabire memulai kegiatan belajar mengajar pada hari Senin, 14 Juli 2025, sesuai dengan kalender pendidikan nasional. Seluruh tenaga pendidik dan peserta didik dari kelas X hingga XII hadir dan mengikuti kegiatan hari pertama masuk sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Nabire, Yanus Aruam, saat diwawancarai menyampaikan bahwa seluruh aktivitas pembelajaran kembali berjalan normal.
“Hari ini seluruh guru dan siswa dari kelas 10 hingga kelas 12 telah kembali melaksanakan aktivitas pembelajaran seperti biasa. Kami siap menyambut tahun ajaran baru dengan semangat dan tanggung jawab,” ucapnya.
Untuk tahun ajaran 2025, SMA Negeri 1 Nabire menerima 515 siswa baru dari total 722 pendaftar melalui sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Seluruh siswa yang diterima telah lolos tahap verifikasi berkas dan akan dibagi ke dalam 12 rombongan belajar.
“Seluruh proses seleksi kami laksanakan dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire,” tambahnya.
Menanggapi maraknya tindakan kriminal seperti pembegalan di wilayah Nabire, serta adanya siswa yang mengendarai sepeda motor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM), Kepala Sekolah menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
“Sesuai ketentuan dari pihak kepolisian, siswa di bawah usia 17 tahun yang belum memiliki SIM tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor. Kami terus memberikan imbauan kepada siswa untuk mematuhi aturan tersebut demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Ia juga mengharapkan adanya peningkatan pengawasan dari pihak keamanan di wilayah Kabupaten Nabire yang kini menjadi pusat Provinsi Papua Tengah.
“Kami berharap aparat keamanan dapat meningkatkan penjagaan di lingkungan masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.
Sebagai penutup, Kepala Sekolah berharap agar seluruh warga sekolah tetap menjaga lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif demi mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik di SMA Negeri 1 Nabire
