Pemprov Papua Tengah Dorong Peningkatan SDM Lewat Pendidikan Tinggi dan Sistem Pendidikan Jarak Jauh UT

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Tengah, Alanthino Wiay, pada Seminar Aksi bertajuk “Business Starter: Wirausaha Realistis untuk Mahasiswa UT.” LPKBJJ Universitas Terbuka Jayapura di Islamic Center Nabire, Sabtu 7/3/2026. (Dok. Humas Pemprov).

NABIRE, Faktanabire.com — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan tinggi, termasuk melalui sistem pendidikan jarak jauh yang diselenggarakan Universitas Terbuka (UT).

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan komitmen tersebut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Tengah, Alanthino Wiay, pada Seminar Aksi bertajuk “Business Starter: Wirausaha Realistis untuk Mahasiswa UT.”

Bacaan Lainnya

LPKBJJ Universitas Terbuka Jayapura melalui SALUT Nabire menyelenggarakan kegiatan tersebut di Islamic Center Nabire, Sabtu (7/3/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda Papua Tengah, yang terus berupaya menempuh pendidikan tinggi melalui Universitas Terbuka.

“Sebagai pimpinan daerah di Provinsi Papua Tengah, saya merasa bangga melihat antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengejar pendidikan tinggi,” ujar Alanthino Wiay saat membacakan sambutan gubernur.

Meki Nawipa menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memerlukan penguatan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan memiliki daya saing.

Ia menilai kehadiran Universitas Terbuka di Nabire mampu menjawab tantangan geografis dan keterbatasan akses pendidikan tinggi di Tanah Papua. Melalui sistem pendidikan jarak jauh, UT memungkinkan putra-putri daerah menempuh pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun tanggung jawab keluarga.

“Melalui sistem pendidikan jarak jauh, Universitas Terbuka memberi kesempatan kepada putra-putri daerah untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tanggung jawab keluarga maupun pekerjaan,” ujarnya.

Gubernur Papua Tengah juga mengajak mahasiswa baru UT untuk mengikuti seluruh tahapan pembekalan akademik secara serius. Tahapan tersebut meliputi Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB), Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ), hingga klinik ujian dan workshop tugas.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut berperan penting dalam membantu mahasiswa bertransformasi dari siswa menjadi mahasiswa yang mandiri serta mampu mengelola proses belajar secara efektif.

Selain itu, Meki Nawipa menitipkan para mahasiswa kepada pengelola Universitas Terbuka agar membimbing mereka menjadi sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen untuk membangun daerah.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, manfaatkan setiap kesempatan untuk bertumbuh, memperluas wawasan, dan membangun karakter yang kuat. Suatu saat nanti saudara bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi harapan bagi Papua Tengah dan bagian dari kekuatan besar Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Meki Nawipa.

Seminar tersebut merupakan bagian dari program DIKTISAINTEK Berdampak–KILABA yang digelar Universitas Terbuka Jayapura. Melalui kegiatan ini, UT memberikan pembekalan kepada mahasiswa untuk membangun pola pikir kewirausahaan yang realistis sejak masa perkuliahan.

Pos terkait