Panitia Badai Cartenz Cup V Evaluasi Teknis Jelang 8 Besar

Nabire, Faktamabire.com __ Menjelang pertandingan Babak Delapan Besar Turnamen Badai Cartenz Cup V 2025, panitia pelaksana menggelar rapat di Hotel Yamor In Jln. Padat Kalibobo 18 Juni 2025, guna membahas sejumlah evaluasi dan kesiapan teknis pertandingan.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Panitia, Ricky Kenenia Kenny Tebai, S.T., yang menggantikan Ketua Panitia sekaligus pemilik Badai Cartenz, Henes Sondegau, yang berhalangan hadir karena mengikuti rapat paripurna.

Bacaan Lainnya

“Kami baru saja menyelesaikan meeting manager untuk Babak Delapan Besar yang akan berlangsung besok. Dalam rapat ini, kami fokus pada evaluasi dan revisi terhadap sejumlah kesalahan teknis yang sempat terjadi di babak pengisian, terutama terkait peraturan pertandingan. Hal-hal tersebut kami bahas agar tidak kembali terulang di babak selanjutnya,” ujar Kenny Tebai.

Kenny menjelaskan bahwa beberapa masukan dari manajer tim, ofisial pertandingan, serta tim pengawas teknis telah dihimpun dan dibahas bersama dalam forum tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap keputusan dan kebijakan teknis berjalan adil, transparan, dan konsisten. Maka dari itu, revisi terhadap sejumlah ketentuan juga kami lakukan untuk menyempurnakan jalannya turnamen,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh tim yang berhasil lolos ke Delapan Besar untuk menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dan sportivitas. Menurutnya, atmosfer positif dan kompetitif yang sehat sangat penting demi menjaga marwah turnamen hingga laga final yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni mendatang di Lapangan Sapta Marga Kodim Nabire.

“Kami juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para supporter dan penonton yang telah hadir selama babak pengisian. Selama 40 pertandingan, tidak ada insiden keributan atau kekacauan berarti. Ini menandakan kedewasaan dan semangat positif masyarakat dalam mendukung timnya masing-masing,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kenny berharap kondisi kondusif ini tetap terjaga pada fase Delapan Besar. Ia meminta para pendukung agar memberikan semangat kepada timnya dengan tetap menjaga sikap, menghindari provokasi, dan menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Terkait isu kenaikan harga tiket masuk, ia menjelaskan bahwa harga Rp50.000 hanya berlaku untuk penonton yang ingin menyaksikan pertandingan dari area tribun yang telah disiapkan khusus bagi tamu VIP.

“Untuk penonton umum yang datang dan parkir di area sekitar lapangan, kami tegaskan bahwa harga tiket masuk tetap seperti biasa, tidak ada perubahan. Artinya, mereka tetap bisa menyaksikan pertandingan dari sisi lapangan dengan tarif yang selama ini diberlakukan,” terang Kenny Tebai.

Ia menjelaskan bahwa tiket seharga Rp50.000 hanya diperuntukkan bagi penonton yang ingin duduk di tribun utama, yang telah disiapkan secara khusus bagi para tamu VIP, panitia kehormatan, serta undangan resmi turnamen.

“Tribun VIP memang memiliki fasilitas yang lebih nyaman, seperti tempat duduk yang rapi, tenda teduh, dan jarak pandang yang strategis. Maka dari itu, harga tiketnya berbeda. Tapi kami tegaskan, itu hanya berlaku bagi yang ingin duduk di tribun bersama para tamu undangan. Sementara masyarakat umum tetap bisa menonton seperti biasa tanpa dikenakan tarif VIP,” tambahnya.

Kenny juga berharap tidak ada kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait harga tiket ini. Menurutnya, penjelasan ini penting agar tidak menimbulkan isu atau spekulasi yang tidak sesuai dengan kebijakan panitia.

“Intinya, kami tetap berpihak kepada kenyamanan masyarakat. Tidak ada kenaikan harga tiket secara umum. Yang berbeda hanya tiket VIP dengan nilai tambah fasilitas tertentu. Selebihnya, semua tetap sebagaimana biasanya,” tutupnya.

Turnamen Badai Cartenz Cup V 2025 telah menjadi magnet olahraga di Nabire dengan animo masyarakat yang tinggi, dan panitia berharap pertandingan berjalan lancar hingga puncaknya nanti.

Pos terkait