Nabire, 1 September 2025, Faktanabire.com – Kepala Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Anselmus Degei, menghimbau masyarakat pengguna jalan di kilometer 139 ruas jalan Nabire–Ilaga agar tetap berhati-hati.
Himbauan ini di keluarkan sebab Peristiwa longsor yang terjadi di kilometer 139 tersebut menelan korban jiwa. Seorang pegawai Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, bernama Silas Magai dilaporkan tewas tertimbun saat dalam perjalanan dinas dari Nabire menuju Dogiyai menggunakan kendaraan roda empat pada Minggu (31/8).
Melalui pesan yang disampaikan lewat WhatsApp, Ia mengingatkan para pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan longsor.
“Bagi pengguna jalan yang menyeberang ke sebelah, kami berharap hati-hati. Lihat ke atas dulu baru menyeberang, karena longsoran itu bisa saja turun tiba-tiba,” imbaunya.
Anselmus menjelaskan, kondisi geografis dan cuaca di Papua, khususnya Nabire dan sekitarnya, memang rawan bencana. Pada periode Mei hingga September, curah hujan tinggi kerap memicu terjadinya longsor di sejumlah titik rawan, terutama di ruas Jalan Trans Nabire–Paniai di kilometer 139
Anselmus menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh terprovokasi dengan isu dan spekulasi yang beredar terkait longsoran karena bencana tersebut murni peristiwa alam.
“Ada beberapa hal yang saya dengar terkait longsoran ini. Tetapi ini adalah bencana alam. Jangan kita mengada-ada dengan bahasa yang tidak benar di media, apalagi pesan suara WhatsApp yang mengada-ada. Itu tidak boleh, dan tidak benar” tegasnya.







