Kepala Suku Besar Meepago Imbau Warga Nabire Jaga Keamanan dan Waspada Provokasi Jelang 1 Desember

Kepala Suku Besar Meepago, Melkias Keiya bersama warga Karang Tumaritis, Nabire, pada Minggu, 30 November 2025. (Dok. Istimewa)

Nabire, 1 Desember 2025, Faktanabire.com – Menjelang tanggal krusial 1 Desember 2025, Kepala Suku Besar Meepago Melkias Keiya mengimbau masyarakat Nabire dan wilayah Meepago untuk meningkatkan kewaspadaan serta menghindari segala bentuk provokasi yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Imbauan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi di Kelurahan Karang Tumaritis, Distrik Nabire, pada Minggu, 30 November 2025. Sekitar 30 warga menghadiri acara yang juga diisi dengan penyerahan paket sembako.

Bacaan Lainnya

Melkias Keiya menegaskan bahwa berbagai kerawanan sering muncul menjelang 1 Desember.

“Menjelang 1 Desember 2025, saya meminta seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketertiban umum, dan menjauhi provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menyebut kelompok tertentu kerap memanfaatkan momentum tersebut untuk menggalang massa tanpa legalitas.

“Jangan mudah percaya atau mengikuti ajakan pihak yang tidak jelas asal-usulnya. Mereka bisa memprovokasi situasi dan membahayakan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Melkias mengingatkan bahwa kegiatan tanpa izin resmi dapat menimbulkan masalah hukum dan mengancam stabilitas keamanan.

Selain provokasi, Melkias juga meminta warga waspada terhadap potensi tindak kriminalitas.

Ia mengingatkan pengendara motor agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Trans Nabire–Ilaga, terutama pada pagi dan sore hari. Ia meminta warga menghindari perjalanan malam jika tidak mendesak.

Untuk menekan tindak pencurian dan begal, ia meminta warga Kota Nabire membatasi aktivitas di luar rumah setelah pukul 19.00–20.00 WIT.

“Keluarga harus saling mengingatkan untuk menjaga keamanan rumah masing-masing,” katanya.

Di akhir sosialisasi, Melkias Keiya mengajak masyarakat Meepago tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu liar.

“Stabilitas keamanan hanya terwujud jika kita saling menjaga. Mari hadapi situasi ini dengan bijak, dewasa, dan tetap menjaga keharmonisan. Lindungi keluarga, kampung, dan wilayah Meepago dari gangguan pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Pos terkait