Kapolda Papua Tengah Ajak Pemda se-Tanah Papua Bersatu Tangani Karhutla

Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan se-Tanah Papua di ruang rapat Gubernur Papua Tengah, Kamis (15/10/2026).

NABIRE, FaktaNabire.com – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah di Tanah Papua bersinergi menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Provinsi Papua Selatan yang mencatat ribuan titik panas.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla (Sipongi) Kementerian Kehutanan per 14 Oktober 2026, tercatat 5.184 titik panas dengan luas area terindikasi terdampak mencapai 33.797,54 hektare di Tanah Papua.

Bacaan Lainnya

Papua Selatan menjadi wilayah terdampak terbesar dengan 4.497 titik panas dan luas area 25.838,53 hektare.

Jermias menyampaikan ajakan tersebut setelah menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan se-Tanah Papua di ruang rapat Gubernur Papua Tengah, Kamis (15/10/2026).

“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami berharap seluruh pemerintah daerah di Tanah Papua dapat bahu-membahu dan bersinergi membantu memadamkan api sehingga dampaknya terhadap masyarakat bisa diminimalkan,” ujar Jermias.

Ia juga menginstruksikan jajaran Polda Papua Tengah meningkatkan kesiapsiagaan, mempercepat penanganan kebakaran, serta mengutamakan langkah pencegahan.

“Saya telah menginstruksikan jajaran agar meningkatkan kesiapsiagaan dan bergerak cepat dalam penanganan karhutla. Utamakan pencegahan dan imbau masyarakat agar tidak membakar hutan maupun lahan, khususnya di kawasan gambut,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah ketika udara dipenuhi asap, membatasi kegiatan di luar ruangan, dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan pernapasan.

Ia berharap pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, dan masyarakat memperkuat koordinasi untuk mempercepat pemadaman serta mencegah munculnya titik api baru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *