Kamtibmas di Nabire Aman, Kapolres Apresiasi Dukungan Masyarakat

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tati Ratu, S.IK menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah maraknya isu dan hoaks yang beredar beberapa waktu terakhir. (Faktanabire.com)

Nabire, 9 September 2025, Faktanabire.com – Kapolres Nabire, AKBP Samuel Domingos Tati Ratu, S.IK menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah maraknya isu dan hoaks yang beredar beberapa waktu terakhir.

Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa terdapat tiga isu utama yang sempat beredar, yakni terkait pembebasan tahanan politik (tapol), pembubaran DPRK dan DPRP, serta isu Free West Papua. Meski demikian, berkat kebersamaan dan sikap bijaksana masyarakat, situasi di Kabupaten Nabire tetap aman dan kondusif.

“Sejak isu itu disebarkan pada 1 September hingga hari ini, 9 September 2025, kita bersiaga penuh. Puji Tuhan, Alhamdulillah, kita saksikan bersama bahwa situasi kamtibmas secara umum berjalan aman dan kondusif,” ungkap AKBP Samuel.

Ia menambahkan, kondisi ini merupakan wujud nyata sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga seluruh elemen masyarakat Nabire. “Terima kasih banyak sudah bergandengan tangan dengan kami TNI-Polri untuk menjaga keamanan di negeri ini,” imbuhnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di media sosial maupun grup pesan instan. Menurutnya, langkah terbaik adalah mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada aparat yang berwenang.

“Kita harus bisa memvalidasi data atau informasi, agar tidak mudah terprovokasi dan mengambil langkah yang justru merugikan serta mengacaukan negeri ini,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Kapolres Nabire kembali menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian. Ia juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan pengamanan ada pihak yang merasa tersinggung.

“Semua yang kami lakukan semata-mata demi kebersamaan kita dalam menciptakan kedamaian dan persatuan di negeri ini,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *