Kampung Nelayan Sima Mulai Dibangun, John Gobai: Akan Memberikan Manfaat Bagi Nelayan

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, meninjau lokasi pembangunan Kampung Nelayan di Sima.

NABIRE, Faktanabire.com — Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, mengapresiasi program pembangunan Kampung Nelayan di Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire.

Ia menilai pembangunan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi nelayan di wilayah barat Nabire, khususnya dari Distrik Yaur dan Distrik Teluk Kimi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kehadiran Kampung Nelayan di Sima akan memperkuat aktivitas perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami sangat mengapresiasi program Presiden terkait pembangunan Kampung Nelayan. Kami yakin pembangunan Kampung Nelayan di Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, akan sangat membantu para nelayan di wilayah barat, khususnya dari Distrik Yaur dan Distrik Teluk Kimi,” ujar John, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah akan menghadirkan sejumlah fasilitas pendukung di kawasan tersebut, seperti pabrik es, dermaga, dan fasilitas penyediaan bahan bakar minyak (BBM).

Menurut John, fasilitas tersebut sangat penting untuk mendukung kegiatan nelayan karena lokasi Sima cukup jauh dari pusat kota.

“Melalui program ini, akan tersedia pabrik es untuk menjaga kesegaran tangkapan, fasilitas dermaga, serta pasokan BBM. Keberadaan BBM di lokasi ini sangat krusial karena jarak ke kota cukup jauh,” katanya.

John mengatakan, pembangunan Kampung Nelayan di wilayah barat Nabire telah lama ia perjuangkan. Ia menyebut perjuangan tersebut sudah dilakukan sejak koordinasi pembangunan masih berpusat di Jayapura.

“Pembangunan Kampung Nelayan di Nabire bagian barat ini sebenarnya sudah lama saya perjuangkan, bahkan sejak koordinasi masih berpusat di Jayapura,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah merencanakan pembangunan sekitar 10 Kampung Nelayan di Kabupaten Nabire. John sudah meninjau langsung lokasi pembangunan di Sima untuk memastikan kesiapan lahan.

“Sesuai rencana, ada sekitar 10 Kampung Nelayan yang akan dibangun di Nabire. Hari Minggu itu saya meninjau ke lokasi dan memastikan kesiapan lahannya,” tutur John.

Berdasarkan foto terbaru yang ia terima, John menyebut kontraktor sudah mulai memasang tiang pancang di lokasi pembangunan. Ia berharap kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target sehingga Kampung Nelayan Sima dapat berdiri dan siap diresmikan pada akhir tahun 2026.

“Berdasarkan foto terbaru yang saya terima, tiang-tiang pancang pembangunan sudah mulai dipasang. Saya berharap pihak kontraktor dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu, sehingga akhir tahun ini Kampung Nelayan di Sima sudah berdiri dan siap diresmikan,” katanya.

John juga berharap Presiden dapat meresmikan langsung Kampung Nelayan Sima jika pembangunan selesai sesuai target. Ia menilai peresmian tersebut akan menjadi momentum penting untuk menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pembangunan sektor perikanan di Papua Tengah.

“Akan sangat baik jika bisa diresmikan langsung oleh Bapak Presiden sebagai program strategis di Papua Tengah,” ucapnya.

Lebih lanjut, John berharap kehadiran Kampung Nelayan dapat mendorong para nelayan di Nabire meningkatkan aktivitas melaut dan pendapatan mereka. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah ikut memperkuat pengelolaan serta pemasaran hasil tangkapan nelayan.

“Dengan hadirnya Kampung Nelayan di Sima, kami berharap para nelayan di Nabire bisa lebih bersemangat melaut dan pendapatan mereka meningkat. Selain itu, kami juga berharap Pemerintah Kabupaten dan Provinsi turut membantu dalam hal pengelolaan hasil tangkapan serta pemasarannya,” pungkas John.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *