DPRP Papua Tengah Serap Aspirasi Warga Hariti Terkait Dermaga dan PLTS

Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Henes Sondegau, saat berada di pulau Mambor, Kampung Hariti, Distrik Mora, (Dok.Istimewa).

Nabire, 23 Desember 2025, Faktanabire.com – Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Henes Sondegau, menyerap aspirasi masyarakat Kampung Hariti dan Kampung Mambor,Distrik Mora, saat kunjungan kerja ketiga DPR Provinsi Papua Tengah pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Henes Sondegau bersama sejumlah anggota DPRP Papua Tengah mendengar langsung keluhan masyarakat terkait pembangunan dermaga di kampung Mambor yang mangkrak sejak tahun 2014, jauh sebelum terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah.

“Dalam rangka kunjungan kerja ketiga DPR Provinsi Papua Tengah, kami telah mengunjungi Kampung Mambor, Kampung Hariti, Distrik Mora, dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat,” kata Henes Sondegau.

Ia menjelaskan, masyarakat Hariti sangat membutuhkan perambatan perahu, yakni fasilitas sandar perahu berukuran kecil. Menurutnya, kondisi geografis wilayah tersebut menyulitkan aktivitas warga, terutama saat air laut surut.

“Kalau air surut, lautnya jauh sekali. Masyarakat harus berjalan sangat jauh untuk mencapai perahu. Karena itu mereka berharap ada perambatan perahu, meskipun kecil, agar bisa digunakan sebagai tempat sandar,” jelasnya.

Henes menegaskan bahwa aspirasi ini bukan hal baru, karena sudah disampaikan masyarakat sejak masih bergabung dengan Provinsi Papua induk. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari instansi terkait.

“Aspirasi ini sudah lama sekali disampaikan, baik ke pemerintah kabupaten maupun dinas terkait, tapi belum terealisasi. Padahal ini sangat penting sebagai tempat persinggahan dan terminal aktivitas masyarakat untuk pergi dan pulang mencari kebutuhan hidup,” ujarnya.

Selain dermaga, masyarakat Kampung Hariti juga mengeluhkan keterbatasan daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Saat ini, listrik hanya menyala dalam waktu terbatas karena kapasitas daya yang rendah.

“Masyarakat juga meminta agar daya PLTS ditingkatkan. Sekarang listrik hanya menyala dengan batas waktu tertentu. Ini tentu sangat menghambat aktivitas masyarakat,” kata Henes.

Sebagai anggota DPRP Papua Tengah yang bertugas di Komisi IV, Henes Sondegau berharap Dinas Perhubungan dan Dinas Sumber Daya Mineral (SDM) Provinsi Papua Tengah segera turun langsung melihat kondisi di lapangan.

“Kami berharap dinas terkait benar-benar melihat aspirasi masyarakat ini. Kami akan membawa semua aspirasi tersebut ke rapat internal DPRP agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *