Aksi Damai Pencaker Kode R Di Depan Kantor MRP Papua Tengah.

Lanjutnya, Beberapa waktu yang lalu tim perwakilan Forum Pencaker Kode R bersama beberapa Anggota dan Ketua DPR Provinsi Papua Tengah, Sekda Provinsi Papua Tengah, kepala BKPSDM, Anggota DPD RI Perwakilan Papua Tengah dan Deputi kemenpan RB, membahas tentang Pencaker CPNS 2024 di salah satu ruang Kemenpan RB dan menghasilkan point yaitu di kembalikan ke daerah Provinsi Papua Tengah dan verifikasi data formasi khusus OAP 80 persen 20 persen yang telah di gunakan oleh Non OAP.

Kami Forum Pencaker CPNS 2024 kode R, meminta agar MRP Papua Tengah segera membentuk Pansus untuk melihat hal ini dan tim verifikasi BKPSDM dapat mendata non OAP yang menggunakan kuota khusus OAP kepada pencaker CPNS kode R.

Kami berharap kepada ketua MRP, bisa menerima aspirasi dari kami, dan mendengar apa yang kami sampaikan ,tolong ditanggapi aspirasi kami ini, dan jangan diangap biasa saja, kalau tidak direspon apa yang kami sampaikan, kami tentu akan datang lagi dengan massa yang lebih banyak lagi, jadi tolong di dengar apa yang kami keluh kesahkan selama ini, harapnya

Menanggapi aksi yang dilakukan Forum Pencaker, Daniel Maipon, S.STP. MSi, Sekretaris MRP menyatakan kami juga perlu menyampaikan bahwa hal ini bukan MRP yang punya wewenang untuk meluluskan semua Orang Asli Papua (OAP) dalam seleksi CPNS, kami hanya mengeluarkan surat keterangan OAP dan Non OAP, tetapi kami menerima aspirasi dari bapak dan ibu sekalian, dan akan menyampaikan keatas, kami tidak berjanji, tetapi kami terima, dan akan menyampaikan kepada Gubernur.

Pada kesempatan itu juga N. D. Matheus Wakerkwa, BA. Wakil Ketua II MRP menyampaikan apresiasi, terimaksi untuk adik-adik yang sudah datang menyampaikan aspirasi dengan tertib, saya hormat kepada kalian semua, terimakasih kepada pihak Polres Nabire telah merespon begitu cepat dalam menangani demo seperti ini dan telah mengamankan dengan aman dan tertib.

Lanjutnya bahwa perlu saya sampaikan kepada adik-adik semua hal ini kita harus bersabar, semua ini butuh proses dan perlu kita ketahui, hal ini tidak bisa langsung menerima 100 persen Orang Asli Papua (OAP) untuk CPNS semua, kami akan berbicara lagi ke atasnya kami, dan saran dari adik-adik untuk membentuk pansus akan kami pertimbangkan, saya harapkan kita semua perlu bersabar.

Pantauan media ini, aksi berjalan aman dan tertib, aksi ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap, doa bersama dan saling bersalaman antara Pihak Keamanan, Pimpinan dan Anggota MRP dengan Masa Aksi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *