NABIRE, Faktanabire.com — Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, meminta staf DPR Papua Tengah memperjelas informasi mengenai status rapat kepada insan pers. Permintaan itu menyusul persoalan akses wartawan saat hendak meliput rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah, Rabu (23/9/2026).
John menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan sekaligus mengapresiasi koreksi terkait akses peliputan rapat di lingkungan DPR Papua Tengah.
Menurut John, rapat Banggar tersebut berlangsung secara tertutup. Namun, ia menilai staf DPR Papua Tengah seharusnya menyampaikan informasi itu kepada wartawan sejak awal
“Mohon maaf dan terima kasih banyak kepada teman-teman media atas koreksinya. Ini menjadi salah satu hal yang perlu kami perhatikan dan koreksi ke depan,” ujar John di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026).
John menjelaskan, tata tertib DPR Papua Tengah telah mengatur pelaksanaan rapat terbuka maupun rapat tertutup. Karena itu, staf perlu menyampaikan status rapat secara jelas kepada wartawan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Peraturan mengenai rapat terbuka dan tertutup ini diatur dalam tata tertib DPR Papua Tengah. Jadi, hal ini perlu dipahami dan diperhatikan bersama,” jelasnya.
John mengatakan, pihaknya akan menyampaikan persoalan tersebut kepada staf DPR Papua Tengah. Ia meminta staf memahami ketentuan mengenai rapat terbuka dan tertutup serta memberikan informasi yang tepat kepada media.
“Saya pastikan nanti kami akan sampaikan kepada staf untuk memahami bahwa ada rapat yang sifatnya tertutup. Staf juga wajib menyampaikan kepada media apabila ada rapat yang tidak dapat diikuti, sehingga teman-teman media bisa mengetahui dan memahami,” jelasnya.
John berharap DPR Papua Tengah dan insan pers dapat membangun komunikasi yang lebih baik, terutama dalam menyampaikan informasi terkait agenda rapat dan akses peliputan.
“Terima kasih banyak atas koreksi ini. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami ke depan,” pungkasnya.
