HUT ke-81 RI di Papua Tengah Berlangsung Khidmat, Kental Nuansa Budaya Papua

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai suku di Papua.

NABIRE, Faktanabire.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Papua Tengah berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya, Senin (17/8/2026).

Suasana budaya Papua tampak dalam pelaksanaan upacara yang diikuti para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai suku di Papua.

Bacaan Lainnya

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 tersebut.

Upacara turut dihadiri Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalis Pigai, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah, serta jajaran pemerintah daerah dan tamu undangan lainnya.

Gubernur Meki Nawipa tampil mengenakan pakaian adat asli Suku Mee pada bagian atas. Busana tersebut dipadukan dengan celana panjang hitam dan sepatu hitam.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley tampil mengenakan pakaian adat asli Suku Dani. Ia juga membawa busur dan anak panah sebagai bagian dari perlengkapan adat, yang dipadukan dengan celana pendek dan sepatu hitam.

Penampilan kedua pemimpin Papua Tengah tersebut menjadi simbol kuat keberagaman budaya yang hidup di Papua Tengah. Keberagaman tersebut ditampilkan berdampingan dengan semangat nasionalisme dalam memperingati kemerdekaan Indonesia.

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Papua Tengah pun tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan kekayaan identitas dan budaya masyarakat Papua sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *