NABIRE, Faktanabire.com – Tim Easy E-Sport memastikan diri sebagai juara Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup Papua Tengah 2026 setelah menundukkan Hijumi dengan skor meyakinkan 3-0 pada partai final yang berlangsung di Kabupaten Nabire, Jumat (10/7/2026).
Keberhasilan tersebut mengantarkan Easy E-Sport menjadi wakil resmi Polda Papua Tengah pada Turnamen Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 24–26 Juli 2026.
Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu ditutup langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini. Pada ajang tersebut, Hijumi yang juga berasal dari Kabupaten Mimika meraih posisi runner-up, sedangkan Nabire Warriors Nichirin dari Kabupaten Nabire menempati peringkat ketiga.
Ketua Panitia Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup Papua Tengah, Kombes Pol. Adi Tri Widiyanto, mengatakan panitia menggelar kompetisi tingkat Polda selama tiga hari setelah lebih dulu melaksanakan babak penyisihan di tingkat Polres.
“Turnamen ini dimulai dari babak penyisihan di tingkat Polres. Para juara kemudian bertanding di tingkat Polda, dan pemenangnya akan mewakili Polda Papua Tengah pada ajang Kapolri Cup 2026 di Jakarta,” ujarnya.
Adi menjelaskan, kompetisi tersebut membuktikan besarnya potensi generasi muda Papua Tengah di bidang e-sport, khususnya Mobile Legends. Menurutnya, para peserta tetap mampu menunjukkan kemampuan terbaik meski menghadapi keterbatasan infrastruktur, terutama jaringan internet.
“Kami bersyukur meski dengan berbagai keterbatasan, khususnya jaringan internet, turnamen ini tetap bisa terselenggara dengan baik. Dari kompetisi ini kami melihat potensi besar yang dimiliki anak-anak Papua Tengah di bidang e-sport,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan Easy E-Sport tidak hanya membawa pulang trofi dan hadiah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Papua Tengah karena untuk pertama kalinya Polda Papua Tengah mengirimkan tim e-sport ke tingkat Mabes Polri.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Papua Tengah karena untuk pertama kalinya kita mengirim tim e-sport mewakili Polda Papua Tengah ke tingkat Mabes Polri. Semoga mereka mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengapresiasi seluruh panitia, peserta, official, komunitas e-sport, serta semua pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen dengan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, serta karakter disiplin dan kompetitif.
“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda Papua Tengah untuk menunjukkan bakat, kreativitas, kerja sama tim, strategi, kedisiplinan, serta kemampuan berkompetisi secara sehat,” ujar Kapolda.
Kapolda juga mengucapkan selamat kepada para pemenang. Secara khusus, ia meminta Easy E-Sport mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu membawa nama baik Papua Tengah pada Turnamen Kapolri Cup 2026.
“Easy E-Sport akan menjadi tim yang mewakili Polda Papua Tengah. Kita patut berbangga, meski Polda ini baru dibentuk, namun sudah mampu mengirim tim untuk mengikuti Turnamen Kapolri Cup. Saya tidak memberikan target yang tinggi, tetapi berjuanglah semaksimal mungkin dan tampilkan kemampuan terbaik,” pesannya.
Kepada peserta yang belum berhasil meraih gelar juara, Kapolda meminta mereka terus berlatih dan menjadikan pengalaman dalam turnamen sebagai motivasi untuk berkembang.
“Teruslah mempersiapkan diri karena turnamen ini akan terus kami selenggarakan setiap tahun. Jadikan pengalaman hari ini sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik pada kompetisi berikutnya,” tutupnya.
Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup Papua Tengah 2026 berlangsung selama tiga hari secara daring dan diikuti enam tim perwakilan dari Polres Nabire dan Polres Mimika. Tiga tim asal Nabire terdiri atas Nabire Warriors Nichirin, Wonai E-Sport, dan Sour Freedom. Sementara itu, Polres Mimika mengirimkan Hijumi, Easy E-Sport, dan Harvest E-Sport.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp30 juta. Juara pertama menerima Rp15 juta, juara kedua memperoleh Rp10 juta, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp5 juta.








