Nabire, Kamis 31 Juli 2025, Faktanabire.com — Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Tengah menyampaikan dukungannya terhadap Rencana Pemprov Papua Tengah mengimplementasikan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) dan pentingnya transparansi Penggunaan dana Otsus. Hal ini disampaikan Irjen Pol (Purn) Pietrus Waine saat diwawancarai usai mengikuti Rakor bersama Disdikbud di L Price Hotel.
Pietrus Waine, menyampaikan dukunga dan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Provinsi namun juga menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan dana otonomi khusus (Otsus). Ia mengingatkan bahwa dana Otsus telah memasuki tahap penyaluran kedua dan seluruh daerah termasuk Papua Tengah.
“Masyarakat butuh pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Evaluasi kementerian dan lembaga menilai daya serap anggaran di seluruh provinsi yang ada di tanah Papua masih sangat rendah. Ini soal perencanaan dan pelaksanaan program yang belum maksimal,” ujarnya.
Peitrus menambahkan bahwa rendahnya daya serap anggaran menunjukkan adanya masalah dalam tata kelola program. Menurutnya, pemerintah daerah perlu lebih tepat waktu dalam menyusun, menganggarkan, dan mengeksekusi program-program prioritas.
“Kalau mau bangun Papua, rumusnya sederhana: gatalnya di mana, garuk di situ. Artinya, programkan sesuai kebutuhan masyarakat, dan laksanakan dengan benar,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar sistem informasi seperti SIPD dan SIPP dapat dioptimalkan sebagai media publikasi dan kontrol sosial agar masyarakat dapat mengakses informasi tentang penggunaan dana Otsus secara terbuka dan mudah.







